Langsung ke konten utama

Postingan

Puisi Negeriku Menangis

Puisi Negeriku menangis; Oleh masudibayz              "Negeriku Menangis" Aku tak bisa lagi melihat nasionalis, Aku tak bisa lagi melihat patriotis, dan Aku tak bisa lagi melihat humanis... Bila mana 45 kau gengam dengan tragis pancasila kau langkahi bersama  bayang-bayang kelabu bersipu amis darah dan tulang belulang kau soroti  sebagai paradigma apatis hanya duri sepekulasi, eksploitasi kau bumbui  bersama tradaisi keji bak manis. tiada bisa kurangkai kata-kata mereka kata, yang disebut indoneisa. sekali ku cari amanahnya  mengapa kutemui bencananya. Ini negeri beneran atau negeri bohongan? Bagaimana kau menyruhku untuk     memamhami negeri ini Sedang kau tak memahami negerimu sendiri Kau suruh aku tawakal dan bertasbih Namun kau bermain akal tiada kenal letih.. Siang malam ku dekap K...

Puisi ;Hadrinya Ramadhan

Puisi Masudibayz               "Hadrinya Ramadhan" Pusi-Masudibayz  Ramadhan....  Sahru Al-siyam.... Senyuman datang  hadirkan kedamaian Pintu kebatilan terdobrak  kalam penyucian .... إِذَا جأرمضان ...........                    Segelintir air mata berdatangan Fatwa keagamaan berhembusan Tanah tangan kosong  mulai berjajaran Menghalang kesunyian  bersama harapan dimasa depan   Jilat menyulap, putih berharap فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الجنة.......                                         Dibukalah pintu-pintu surga Dengan kata-kata yang  bertajub “RAMADHAN” Indah...
Al-Zamahksyari Tafsir al-Kasysyaf Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Membahas Kitab Tafsir Dosen pembimbing Jauhar Azizy. MA Di susun oleh Mas’udi     ( 111303 4000 1 73 ) PRODI TAFSIR HADIST FAKULTAS USHULUDIN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 201 5   BAB I PENDAHULUAN A.   Latar Belakang   Upaya untuk menghasilkan pemahaman dan penjelasan terhadap al-Quran dengan menggunakan metode tertentu atau yang dikenal dengan tafsir merupakan sesuatu yang selalu terbuka untuk dikembangkan karena ilmu tafsir sendiri termasuk rumpun ilmu yang belum matang. Fakta historis juga menunjukkan bahwa tafsir selalu berkembang seiring dengan derap langkah perkembangan peradaban dan budaya manusia. Adapun produk-produk penafsiran al-Quran dari generasi ke generasi memiliki corak dan karakteristik   yang berbeda, hal ini disebabkan adanya perbedaan situasi ...