Langsung ke konten utama

Masudi bayz Surat Untuk Kartini

Surat Untuk Kartini

Habis gelap terbitlah terang
Begitulah nada yang didengungkang
Sang perempuan bergelar R.A Kartini

Perempuan dengan kesejukan hati damai
Membangkitkan semangat jiwa pertiwi
Kau tumbumkan kesetaraan
Kau dendangkan derajat kesamaan
Tak mau dipandang lemah
Kau menentang adat demi kemajuan

Di hari lahirnya
Saat mata-mata tertuju pada budaya
Tuhan mengutusnya untuk perempuan yang terkungkung
Terkekang oleh jiwa-jiwa yang terpenjara
Tak peduli jiwa yang rapuh
Tetap mengayuh tanpa mengaduh

Hingga kehendak menjadi cita
Agar perempuan tetap menjadi manusia

Ibu Kartini

Kau elegi esok pagi
Kau melawan gemuruh bumi pertiwi
Untuk menjadikannya mandiri
Terimakasihku padamu
Putri Indonesia.... Ibu Kartini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masudi bayz Curhat pada Tuhan

Curhat pada Tuhan Tuhan, aku bukan lagi aku Bila wujud ku menyerupai yang lain dengan gaungan yang mencekam Dengan segenap peraduan Bila aku bersembunyi dibalik sayap-sayap yang lemah yang tak mampu mengibarkan sayap atas terpaan emosi semilir yang menghujat diantara batin yang lahir maka tamatlah riwayatku sebagai titah keruh   yang mengalir diatas ruang yang menari hanya dalam bayangan bukan pada kenyataan Tidak semestinya aku ditakdirkan untuk menjadi diriku Tetapi Tuhan, jika aku terus-terusan memaksakan memahami diriku maka aku tidak akan mengenali dunia lain Tuhan aku butuh nafas baru untuk menelanjangi dunia-Mu Namun pada prinsipku Tuhan, inikah basa-basi-Mu mengajarkanku menghadapi lirik fatwa-Mu.? Atau inikah cara-Mu mempermainkan aku sebagai makhluk yang bodoh y ang berdiri dalam kebisuan a gar aku bertikai sebagai khalifah yang kau maksudkan Tuhan, begitu banyak kegagalan dan persoalan yang ka...

Curhat pada Tuhan

Curhat pada Tuhan Tuhan, aku bukan lagi aku Bila wujud ku menyerupai yang lain dengan gaungan yang mencekam Dengan segenap peraduan Bila aku bersembunyi dibalik sayap-sayap yang lemah yang tak mampu mengibarkan sayap atas terpaan emosi semilir yang menghujat diantara batin yang lahir maka tamatlah riwayatku sebagai titah keruh   yang mengalir diatas ruang yang menari hanya dalam bayangan bukan pada kenyataan Tidak semestinya aku ditakdirkan untuk menjadi diriku Tetapi Tuhan, jika aku terus-terusan memaksakan memahami diriku maka aku tidak akan mengenali dunia lain Tuhan aku butuh nafas baru untuk menelanjangi dunia-Mu Namun pada prinsipku Tuhan, inikah basa-basi-Mu mengajarkanku menghadapi lirik fatwa-Mu.? Atau inikah cara-Mu mempermainkan aku sebagai makhluk yang bodoh y ang berdiri dalam kebisuan a gar aku bertikai sebagai khalifah yang kau maksudkan Tuhan, begitu banyak kegagalan dan persoalan yang ka...

Al-Zamahksyari Tafsir al-Kasysyaf

Al-Zamahksyari Tafsir al-Kasysyaf Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Membahas Kitab Tafsir Dosen pembimbing Jauhar Azizy. MA Di susun oleh Masudi     ( 111303 4000 1 73 ) PRODI TAFSIR HADIST FAKULTAS USHULUDIN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 201 5 BAB I PENDAHULUAN A.   Latar Belakang   Upaya untuk menghasilkan pemahaman dan penjelasan terhadap al-Quran dengan menggunakan metode tertentu atau yang dikenal dengan tafsir merupakan sesuatu yang selalu terbuka untuk dikembangkan karena ilmu tafsir sendiri termasuk rumpun ilmu yang belum matang. Fakta historis juga menunjukkan bahwa tafsir selalu berkembang seiring dengan derap langkah perkembangan peradaban dan budaya manusia. Adapun produk-produk penafsiran al-Quran dari generasi ke generasi memiliki corak dan karakteristik   yang berbeda, hal ini disebabkan adanya perbedaan situasi sosio-hi...